Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 11 Jul 2022 20:01 WIB

Sekdaprov Kepri: APBD-P Tahun 2022 Diprediksi Defisit hingga Rp 200 Miliar


					Ilustrasi uang rupiah. Foto : via Detikcom Perbesar

Ilustrasi uang rupiah. Foto : via Detikcom

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, Adi Prihantara mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2022 ini diprediksi mengalami defisit hingga Rp 200 miliar.

Adi menyebutkan, faktor terjadinya defisit ini karena ada sektor pendapatan yang tidak mencapai target di tahun ini. Di antaranya termasuk pendapatan dari Labuh Jangkar.

ADVERTISEMENT

“Labuh jangkar salah satu penyumbang defisit. Perhitungan saat ini defisit sekitar Rp 200-an miliar lebih,” ujar Adi di Tanjungpinang, kemarin (10/7).

Mengenai ini, Adi mengaku telah meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk melakukan perhitungan merinci pendapatan yang diterima selama 6 bulan terakhir.

Selain itu juga, proyeksi pendapatan Kepri 6 bulan akan datang atau hingga akhir 2022. Hal ini harus dilakukan untuk mengetahui total proyeksi pendapatan selama se-tahun ini.

“Sehingga ada keseimbangan dari penerimaan dengan Belanja daerah. Kalau belanja yang antri saat ini sudah Rp 4 triliun lebih. Maka, kita minta Bapenda hitung pendapatan selama setahun ini,” ujarnya.

Di sisi lain, kata Adi, untuk labuh jangkar ia mengaku pesimis mencapai target. Ia menilai masih perlu usaha keras untuk memenuhi target yang diharapkan.

“Masuk, cuma hasilnya kecil. sekitar Rp 3-4 miliar,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui APBD Kepri 2022 sebesar Rp 3,870 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari belanja operasional Rp 2,811 triliun, belanja modal Rp 462 miliar, belanja tidak terduga Rp 30 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp 567 miliar.

ADVERTISEMENT

Kemudian pembiayaan sebesar Rp 390 miliar, terdiri dari Silpa sebesar Rp 210 miliar, dan pinjaman dari PT SMI sebesar Rp 180 miliar

Sedangkan untuk pendapatan sebesar Rp 3,480 triliun, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,348 triliun, dana perimbangan Rp 2,130 triliun, dan pendapatan lainnya yang sah sebesar Rp 1,26 miliar.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

DKP Kepri Cabang Karimun Sediakan 1 Ton Ikan Gelar Bazar Murah

11 Juni 2024 - 12:40 WIB

IMG 20240611 WA0007 11zon

Warga Batam Wajib Pakai ‘Fuel Card’ Saat Isi BBM Pertalite, Catat Mulai Berlakunya!

5 Juni 2024 - 13:35 WIB

IMG 20240605 WA0010

Relaksasi HET Beras Premium dan Medium Terbaru, di Kepri Naik Segini

4 Juni 2024 - 10:11 WIB

Ilustrasi beras

Jelang Idul Adha 1445 H, Pedagang Sapi di Karimun Mulai Banjir Pesanan

22 Mei 2024 - 14:52 WIB

IMG 20240521 114434 11zon

DPC APMIKIMMDO Karimun Terima Bantuan Bibit dan Pakan Ikan Budidaya dari Bupati Rafiq

8 Mei 2024 - 16:59 WIB

IMG 20240508 WA0015 11zon

Ekonomi Kepri Triwulan I-2024 Melambat, Tumbuh 5,01 Persen

7 Mei 2024 - 10:33 WIB

Ilustrasi Ekonomi Kepri
Trending di Ekonomi Bisnis