Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 3 Feb 2022 06:31 WIB ·

Walpri Gubernur Kepri yang Terlibat Narkoba Terancam Dipecat dari Polri


 Konferensi pers penangkapan kasus narkoba yang melibatkan oknum pengawal pribadi Gubernur Kepri. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Konferensi pers penangkapan kasus narkoba yang melibatkan oknum pengawal pribadi Gubernur Kepri. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Oknum pengawal pribadi (Walpri) berinisial ARG (32) Gubenur Kepri Ansar Ahmad, yang diringkus polisi terkait narkotika jenis sabu terancam dipecat dari kedinasan Polri.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, menjelaskan oknum tersebut adalah anggota polri yang baru bertugas tiga bulan menjadi walpri.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Jadi saya luruskan saat ketika diamankan yang bersangkutan tidak dalam bertugas sebagai walpri,” ujar Kombes Pol Harry dalam konferensi pers di Mapolda Kepri, Rabu (2/2).

Dia menjelaskan, selain ARG dua rekanya juga turut diamankan petugas namun berbeda status. Mereka berinisial M bekerja sebagai sekuriti dan satu pelaku lainnya yakni DTP.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Kasus ini menjadi atensi oleh Kapolda Kepri sehingga ditarik ke Ditresnarkoba Polda Kepri guna proses lebih lanjut. Tidak ada toleransi anggota yang melanggar penyalahgunaan narkotika ancaman dipidana serta dipecat,” tegas dia.

Dia menambahkan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat ditindak lanjuti Satnarkoba Polres Tanjungpinang pada Sabtu 22 Januari 2022.

ADVERTISEMENT

Ketika itu, akan ada transaksi narkotika di Bintan dan Tanjungpinang. Kemudian tim melakukan undercover buy serta meringkus M di wilayah Bintan.

Bersama M barang bukti sabu 1,6 kg turut disita dan dilakukan pengembangan. Dari hasil pengembangan M sempat mengajak ARG untuk mengambil sabu di pinggir pantai resort club med Bintan.

Mereka mengambil barang bukti tersebut dengan mengunakan kendaran milik ARG. Setelah itu, mereka kemudian menuju kediaman DTP di Tanjung Uban.

ADVERTISEMENT

“ARG diamankan hari Senin 24 Januari 2020 bersama barang bukti. Jadi total limpahan barang bukti sebanyak 6,7 kilogram,” kata dia.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 77 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

7 Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal dari Bintan ke Malaysia Ditangkap Polisi

5 Juli 2022 - 22:01 WIB

Kurang dari 24 Jam, Pencuri Motor di Batam Ini Ditangkap

4 Juli 2022 - 21:50 WIB

Polisi Tangkap Spesialis Curanmor yang Beraksi di Tanjungpinang dan Bintan

4 Juli 2022 - 16:47 WIB

Ilustrasi pencurian dan maling motor

Maling Bongkar 3 Kotak Infak Masjid Al Falah Tanjungpinang

3 Juli 2022 - 14:12 WIB

Penyelundupan 42 PMI Ilegal di Batam Digagalkan, Seorang Panyalur Tersangka

2 Juli 2022 - 19:48 WIB

Polres Karimun Musnahkan 975 Gram Sabu Kasus Narkoba Jaringan Nusakambangan

2 Juli 2022 - 13:09 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement