Warga Desa Pengujan Gotong Royong Siapkan Diri Menuju Lomba Kebersihan Tingkat Kabupaten

Semangat gotong royong yang merupakan warisan budaya leluhur kembali terlihat nyata di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Pada Sabtu, 20 September 2025 pagi, warga RT 07, RW 02, Dusun 2 ramai berkumpul untuk melakukan kerja bakti massal.

Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan lingkungan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Lomba Kebersihan Desa Tingkat Kabupaten Bintan.

ADVERTISEMENT

Kegiatan gotong royong ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pengujan, Zulfitri, beserta istri, dan dipimpin oleh Ketua RT 07, Sarani. Seluruh elemen warga, tua dan muda, turun bersama-sama dengan peralatan kebersihan untuk membersihkan jalan umum dan lingkungan mereka.

Ketua RT 07, Sarani, dalam keterangannya menyatakan bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan.

“Dalam rangka gotong royong untuk desa bersih, kami melakukan secara bertahap dan akan berjalan terus di wilayah kami. Kami utamakan dulu untuk jalan umum,” tuturnya.

Semangat warga tidak lepas dari motivasi untuk meraih prestasi. Seorang tokoh pemuda setempat, Dewa yang akrab disapa Nanda, menjelaskan bahwa gotong royong ini adalah bagian dari persiapan lomba.

“Ini dalam rangka lomba kebersihan Desa tingkat kabupaten, dan akan mendapatkan berupa hadiah pembinaan nantinya. Sebelumnya kami pernah melakukan perlombaan ini dan desa ini mendapat juara. Mudah-mudahan kami mendapat juara kembali,” ungkap Dewa penuh harap.

Kepala Desa Pengujan, Zulfitri, yang turun langsung membaur dengan warga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen desa untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan.

“Ini adalah gotong royong rutinan dan sekaligus mendukung program Bupati, yaitu ‘Desa Bersih’, yang dilakukan dalam sebuah kompetisi. Makanya kami bersiap-siap. Berdasarkan kesepakatan musyawarah dan ditetapkan melalui Peraturan Desa (PerDes), tahapan berikutnya akan kami lakukan hingga minggu-minggu depan menjelang penilaian,” jelas Zulfitri, atau yang akrab disapa Zul.

ADVERTISEMENT

Zul juga menyampaikan target besar desanya dalam lomba yang diikuti 90 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kelurahan, dan Desa se-Kabupaten Bintan tersebut.

“Harapan kami, desa kami tidak mau dipasang bendera hitam,” tegasnya penuh semangat, mengacu pada simbol untuk area yang dinilai tidak memenuhi standar kebersihan.

Dengan semangat kebersamaan dan tekad yang bulat, warga Desa Pengujan terus bergerak membersihkan setiap sudut desa. Mereka berharap, kerja keras dan sinergi yang dibangun melalui gotong royong ini dapat mengantarkan Desa Pengujan kembali meraih juara dan terhindar dari bendera hitam.

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article
advertisement