Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 8 Jan 2022 20:33 WIB

Dorong Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi, Pemprov Kepri Gelar Rakor


					Pj. Sekda Provinsi Kepri, Lamidi. Foto: Ist/kepripedia.com Perbesar

Pj. Sekda Provinsi Kepri, Lamidi. Foto: Ist/kepripedia.com

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar Rapat Koordinasi Perencanaan Anggaran Belanja Daerah di Aula Wan Seri Beni, Sabtu (8/1). Rakor ini dalam rangka untu mendorong APBD 2022 ini digunakan semaksimal mungkin untuk pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kepri.

Pj Sekdaorov Kepri, Lamidi, saat memimpin rakor tersebut menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah strategis yang sangat baik dilakukan di awal tahun. Sebab, menurutnya beberapa waktu lalu terjadi perampingan struktural di organisasi perangkat daerah dimana seluruh pejabat eselon IV Pemprov Kepri dialihfungsikan menjadi pejabat fungsional.

ADVERTISEMENT

“Beberapa perangkat daerah mungkin mengalami kebimbangan dalam menggunakan anggaran belanja, semoga dari rapat ini semua yang menjadi pertanyaan perangkat daerah dapat kita pecahkan,” ujar Lamidi.

Ia menegaskan, sesuai dengan arahan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, agar seluruh pimpinan OPD Pemprov Kepri segera melakukan kerja-kerja taktis dan strategis untuk mendukung penuh visi dan misi yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau.

“Tahun ini kita gunakan untuk memulihkan kembali pereknomian Kepulauan Riau, gunakan anggaran belanja daerah untuk kemaslahatan masyarakat Kepri. Masyarakat sangat menunggu hasil kinerja kita semua,” tuturnya.

Sementara itu, Plh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, mengutarakan Kepri termasuk Provinsi yang capaian realisasi pendapatan dan belanja daerahnya cukup tinggi.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Ditjen Bina Keuangan Daerah, realisasi pendapatan Provinsi Kepri di APBD tahun 2021 mencapai 98,72 persen. Sementara realisasi belanja daerah Provinsi Kepri di APBD tahun 2021 mencapai 93,18 persen.

“Capaian tersebut harus ditingkatkan lagi untuk tahun ini, kami dari Kemendagri selalu siap mendampingi teman-teman di Provinsi Kepri untuk penyerapan belanja daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini Indonesia tengah beradaptasi dalam dua masa yang belum pernah dialami Indonesia sebelumnya. Yaitu masa revolusi industri digital 4.0 dan masa pandemi COVID-19. Untuk itu, pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat harus memahami dengan baik karakteristik daerahnya untuk bisa beradaptasi dalam dua masa tersebut.

ADVERTISEMENT

“Kedepannya tantangan yang kita hadapi akan lebih banyak lagi, realisasi belanja daerah untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat hanya bisa dicapai jika kita terus kompak dan selalu berkoordinasi antar semua lini,” katanya.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Bintan 2023 Lampaui Kepri dan Nasional

5 Maret 2024 - 11:52 WIB

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyapa warga

Harga Beras Premium di Tanjungpinang Naik

22 Februari 2024 - 07:59 WIB

IMG 20240220 WA0005 11zon

6 Sektor Industri di Batam yang Tumbuh Signifikan di Tahun 2023

13 Februari 2024 - 12:18 WIB

ILUSTRASI PELAWA 664x498 11zon

Warga Batam Wajib Tau! Segini Biaya Parkir Terbaru di Batam

1 Februari 2024 - 13:23 WIB

IMG 20240201 WA0029 11zon

BP Batam Gandeng Swasta Kelola Parkir Pelabuhan Domestik

1 Februari 2024 - 13:09 WIB

IMG 20240201 WA0028 11zon

BPR Karimun Re-Branding Nama, Unggulkan Program Kurda Segmentasi UMKM

24 Januari 2024 - 12:07 WIB

IMG 20240124 WA0009 11zon
Trending di Ekonomi Bisnis