Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Jun 2022 22:04 WIB ·

DPR Minta Distribusi STB Tepat Sasaran


 Anggota Komisi I DPR RI Krisantus Kurniawan. Foto: DPR RI Perbesar

Anggota Komisi I DPR RI Krisantus Kurniawan. Foto: DPR RI

ADVERTISEMENT
advertisement

Pemerintah bakal membagikan Set Top Box (STB) televisi digital menangkap siaran televisi. STB diberikan untuk warga yang tidak mampu yang terdaftar  dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

Menyikapi itu, Anggota Komisi I DPR RI Krisantus Kurniawan mengkhawatirkan persoalan pendistribusian Set Top Box kepada masyarakat yang membutuhkan. 

ADVERTISEMENT
advertisement

Karena menurutnya dari pengalaman yang sudah terjadi soal distribusi bantuan dari pemerintah banyak yang tidak tepat sasaran.

“Pemerintah akan mendistribusikan STB secara gratis kepada 6,7 juta calon penerima bantuan STB,” katanya saat  rapat dengar pendapat dengan Kominfo dan lembaga penyiaran dikutip dari dpr.go.id.

ADVERTISEMENT
advertisement

Kekurangannya sebanyak 3 juta unit STB akan disediakan oleh pemerintah melalui pembiayaan APBN TA 2022, namun hanya 1 juta unit yang baru dialokasikan karena keterbatasan fiskal.

Data yang akan menjadi rujukan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mendistribusikan alat bantu STB harus akurat dan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

Untuk diketahui, program penghentian siaran televisi analog  atau disebut Analog Switch Off (ASO) telah mulai dilakukan di sejumlah wilayah di Tanah Air.

Program ini akan terus dilakukan hingga semua siaran televisi digital dapat menjangkau di penjuru nusantara.

Pihak penyelenggara akan koordinasi dengan pemda untuk sosialisasi hingga  distribusi STB untuk masyarakat yang tidak mampu.

ADVERTISEMENT

“Ada 12 penyelenggara siaran televisi digital yang terpilih untuk pendistribusian,” ujar Menkominfo Johnny G Plate dalam rapat koordinasi dengan Kemendagri yang berlangsung secara virtual pada Jumat (3/6).

“Penyelenggara multipleksing yang pertama itu yakni Lembaga penyiaran publik TVRI dan enam grup atau 11 perusahaan televisi swasta nasional yang telah ditunjuk yang ditetapkan sebagai  multipleks yakni  SCTV, Indosiar, Metro TV, RCTI, Global TV, Trans TV, Trans 7, Rajawali  Televisi atau  RTV, TV One, ANTV, Nusantara  TV,” tambah dia.

Menurut Menkominfo, pembangunan oleh Televisi Republik Indonesia dan penyelenggara multipleksing dari televisi swasta akan selesai seluruhnya sebelum 2 November 2022.

ADVERTISEMENT

Ia menyebut, Kementerian Kominfo telah melakukan persiapan dan pelaksanaan ASO. Hal itu dimulai dari penetapan perusahaan penyelenggara multipleksing melalui metode seleksi dan evaluasi.

“Setelah infrastruktur multipleksing dibangun, hal kedua yang menjadi perhatian pemerintah mengenai ketersediaan perangkat penerima siaran televisi digital,” ujarnya.

#ASO #analogswitchoff #TVdigital #siarandigitalindonesia #ASO2022

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 31 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Plat Khusus Kendaraan Anggota DPR Satu sampai Tiga Digit

6 Juli 2022 - 17:50 WIB

Latihan Perang, TNI AL Taklukkan Ranjau Laut di Selat Riau

6 Juli 2022 - 12:47 WIB

Jokowi Tunjuk Tito Karnavian Jadi Menpan-RB Ad Interim

5 Juli 2022 - 10:58 WIB

MenpanRB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

1 Juli 2022 - 15:10 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Adha Hari Minggu 10 Juli 2022

29 Juni 2022 - 20:24 WIB

Mulai 1 Juli, Beli Pertalite dan Solar Pakai MyPertamina

28 Juni 2022 - 13:52 WIB

Trending di Nasional
advertisement