Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 31 Mei 2022 19:51 WIB ·

Emak-emak 53 Tahun Dipukul hingga Tulang Hidung Patah


 Pelaku pemukulan saat ditanya Kapolsek Lubuk Baja. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Pelaku pemukulan saat ditanya Kapolsek Lubuk Baja. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Seorang wanita berusia 53 tahun bernama Aryati, terpaksa dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan karena mengalami patah pada bagian tulang hidungnya.

Wanita yang merupakan warga Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam ini diduga dipukul oleh seorang pria bernama Hedi (54). 

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Kamis (26/5) sekira pukul 20.30 WIB di bilangan Tanjung Uma.

Menurut keterangan Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, pemukulan tersebut dipicu permasalahan anak Hedi bernama Fadli yang dituduh melakukan pencurian motor.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Pelaku dan korban sempat bertengkar karena masalah anak (Pelaku) yang diduga terlibat pencurian motor,” kata Kompol Budi Hartono saat konferensi pers, Senin (30/5).

Kompol Budi menjelaskan, sebelum kejadian pemukulan terhadap Aryati, awalnya warga mengamankan seorang pelaku pencurian sepeda motor di rumah perangkat RT setempat.

ADVERTISEMENT

Namun, pencuri motor yang diamankan itu menyebut nama Fadli (anak Hedi).

“Saat warga menginterogasi pelaku pencurian motor ini sempat sebut sebut nama Fadli yang merupakan anak kandung dari Hedi,” bebernya. 

Namun saat ditanyai warga, Fadli mengaku tidak terlibat dalam maling motor tersebut. Akan tetapi, saat itu Aryati yang ada di lokasi meminta pelaku pencuri motor berbicara jujur.

ADVERTISEMENT

Mungkin dirasa menyudutkan anaknya, Hedi kemudian berteriak dengan kalimat ‘diam woi diam’ didekat muka Aryati. Karena reflek dengan situasi tersebut, Aryati menepis wajah Hedi.

“Pelaku (Hedi) kemudian membalas tepisan korban (Aryati) dengan cara memukul wajahnya hingga pingsan dan mengeluarkan darah dari hidung,” lanjutnya.

Warga yang kala itu ada dilokasi melihat Aryati berdarah dan pingsan, bergegas membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

ADVERTISEMENT

Kemudian pihak Aryati membuat laporan ke Polsek Lubuk Baja atas tindakan pemukulan tersebut. Selanjutnya ditindaklanjuti dengan mengumpulkan bukti termasuk hasil ronsen Aryati dan lainnya.

“Hari itu juga korban membuat laporan, pelaku  langsung diamankan bersama dengan alat bukti yang cukup,” sebut Kompol Budi.

Hedi dikenai pasa 351 ayat (2) KUHPidana dengan acaman penjara paling lama 5 tahun. 

ADVERTISEMENT

“Korban masih trauma karena kejadian tersebut, dan belum bisa kita minta keterangan lebih lanjut,” tutupnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 772 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Penyalur Perdagangan Orang ke Malaysia merupakan Mantan PMI

27 September 2022 - 05:14 WIB

Pencuri Kabel Listrik di Batam Terekam CCTV

27 September 2022 - 05:06 WIB

Rebutan Ke Kamar Mandi Zulkifli Aniaya Kekasih Sendiri

25 September 2022 - 08:56 WIB

Eks Walpri Gubernur Kepri Merasa Jadi Kambing Hitam di Kasusnya

25 September 2022 - 08:47 WIB

Bea Cukai Ungkap Kapal yang Mampu Angkut 6 Kontainer Rokok Ilegal

24 September 2022 - 07:51 WIB

Tindak Pidana Pencucian Uang dari Hasil Rokok Ilegal Capai Trilunan

24 September 2022 - 07:41 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement