Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 27 Apr 2022 21:01 WIB ·

Hendak Diselundupkan ke Guntung, BC Amankan 768.000 Batang Rokok Ilegal


 Pelaku penyelundupan 768 ribu batang rokok ilegal. Foto: Dok BC Batam Perbesar

Pelaku penyelundupan 768 ribu batang rokok ilegal. Foto: Dok BC Batam

ADVERTISEMENT
advertisement

Bea Cukai Batam berhasil mengamankan kapal Speed Carrier (HSC) yang membawa tembakau ilegal sebanyak 768.000 batang. Penangkapan kapal tersebut dilakukan di area perairan Pulau Petong pada Senin, 25 April 2022.

Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Undani, menjelaskan kronologi kejadian penangkapan berawal adanya patroli rutin yang dilakukan petugas Bea cukai.

“Kapal patroli Bea Cukai Batam melakukan tugas patroli rutin pada sektor perairan Punggur dan sekitarnya Berbekal informasi dari masyarakat, pada Senin (25/4) pukul 21.00 WIB, terdapat kapal HSC yang sedang melakukan giat di perairan jembatan 6 Pulau Galang Batam dengan tujuan Pulau Guntung. Diduga kapal HSC tersebut membawa barang yang tidak dilengkapi dokumen kepabeanan dan cukai,” ujar Undani dalam pesan tertulis diterima kepripedia, Rabu (27/4).

Kemudian, kapal patroli Bea Cukai Batam segera bertolak dari perairan Punggur menuju lokasi tempat untuk memotong jalur yang akan dilewati oleh kapal HSC tersebut.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Dengan cepat, kapal patroli Bea Cukai Batam berhasil menegah kapal HSC tersebut pada hari Selasa (26/4) pukul 00.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan singkat, ditemukan muatan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) sebanyak 60 karton dengan total 768.000 batang hasil tembakau jenis sigaret kretek mesin (SKM) tanpa dilekati pita cukai,” katanya.

Setelah dilakukan penangkapan, barang bukti berupa 1 unit kapal HSC tanpa nama, dan 60 karton dengan total 768.000 batang hasil tembakau jenis SKM yang tidak dilekati pita cukai dibawa ke gudang tangkapan Bea Cukai Batam yang berlokasi di Tanjung Uncang guna pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

“Jadi dari hasil penindakan ini negara yang dirugikan mencapai Rp. 541.348.000 dengan harga nilai barang Rp 875.520.000,” imbuh dia.

Selain barang bukti, kata dia, pihaknya juga mengamankan seorang laki-laki berinisial MU, yang berperan sebagai nakhoda. MU dijerat pasal 54 UU Cukai.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 103 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Polisi Tangkap Oknum Guru Ngaji di Batam Cabuli 10 Anak Bawah Umur

30 Juni 2022 - 21:41 WIB

3 Pelaku Curanmor di Batam Diringkus, Sudah Beraksi di 30 TKP

30 Juni 2022 - 20:36 WIB

Paksa Gadis Remaja Nonton Film Porno, Kakek di Tanjungpinang Ditangkap

27 Juni 2022 - 17:23 WIB

Mantan Karyawan Rumah Makan Sambal Ijo di Batam Curi Emas dan Uang Milik Bos

26 Juni 2022 - 13:09 WIB

Imigrasi Batam Deportasi Seorang Warga China

25 Juni 2022 - 14:29 WIB

BC Batam Bantu Gagalkan Penyelundupan Paket Ganja di Samarinda dan Bandung

24 Juni 2022 - 19:51 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement