Menu

Mode Gelap

Buzz · 15 Jun 2022 20:10 WIB ·

Kominfo Survei Kesiapan Publik untuk Migrasi TV Analog ke Digital


 Ilustrasi warga menonton siaran TV digital. Foto: Kominfo Perbesar

Ilustrasi warga menonton siaran TV digital. Foto: Kominfo

Pemerintah Kepulauan Riau sudah mengimplementasikan kebijakan migrasi televisi analog atau Analog Switch Off (ASO) secara bertahap.

Kepri mendapatkan prioritas, karena termasuk wilayah yang berbatasan dengan negara lain.

“Kepri berada di perbatasan dengan negara lain mendapat prioritas istimewa untuk memulai ASO,” ujar Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo, Ismail secara virtual.

Ia mengajak masyarakat untuk dapat beralih ke siaran televisi digital. Caranya tidak perlu menganti TV yang lama, hanya cukup menambah Set top box (STB).

ADVERTISEMENT
advertisement

Hal ini dapat menunjang implementasi siaran digital.

“Jadi bagi yang tidak dapat bantuan STB disarankan untuk persiapan STB secara mandiri,” kata dia.

ADVERTISEMENT

Kominfo juga mengajak masyarakat beralih tanpa menunggu batas akhir pengakhiran siaran TV analog.

Dalam Webinar dengan tema “Aku Beralih ke TV Digital”, Rabu, (19/1), Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widyastuti menegaskan ajakan untuk beralih ke siaran TV Digital yang memberikan banyak manfaat.

“Publik memperoleh penyiaran yang berkualitas. Bahasa sederhananya, siaran yang diterima masyarakat tidak ada lagi semutnya, dan tidak ada gangguan sinyal meskipun sedang hujan,” kata Stafsus Niken.

ADVERTISEMENT

Kominfo Survei Kesiapan Warga

Penghentian siaran TV Analog tahap pertama atau Analog Switch Off makin dekat. Tepat pada pukul 24.00 WIB, 30 April 2022, siaran televisi analog berhenti mengudara di sebagian besar kawasan Indonesia.

Sesuai jadwal, penduduk di 166 Kabupaten/ Kota tidak lagi bisa menikmati siaran TV analog setelah tanggal tersebut. Hasil survei menjadi potret dan bekal merespon serta menentukan langkah selanjutnya.

Tujuannya program migrasi ke siaran TV Digital ini semakin lancar dan benar-benar dirasakan manfaatnya secara luas.

ADVERTISEMENT

“Secara umum, maksud pelaksanaan survei ke masyarakat ini adalah melihat dua hal, yaitu sejauh mana masyarakat tahu tentang adanya peralihan ke siaran TV Digital, dan kedua seberapa besar dorongan masyarakat segera beralih,” ujarSekretaris Gugus Tugas ASO Kemenkominfo Haryukresna Widhiputranto dalam paparanya saat memantau pelaksanaan survei di Kota Tegal, Jawa Tengah dikutip dari laman kominfo.go.id.

Salah satunya menunjukkan secara langsung bagaimana melakukan pengaturan hingga televisi di rumah penduduk bisa menangkap siaran TV Digital.

Sosialisasi menjadi kesempatan menunjukkan cara merangkaikan pesawat televisi dengan Set Top Box DVBT2, dan penegasan pentingnya memasukkan kode pos secara benar saat mengisi data di awal pengaturan.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 31 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

advertisement
Baca Lainnya

Kolaborasi IndiHome dan Vidio Siap Manjakan Penggemar Piala Dunia 2022

19 November 2022 - 17:56 WIB

Cek! Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Guru 2022 di Lingga

18 November 2022 - 14:02 WIB

Beragam Blaze Cocktails dan Smoked Brisket Bar di BWP Panbil

14 November 2022 - 10:33 WIB

Mengenal Maripay, Solusi Digital Permudah Transaksi Keuangan Pekerja Migran di Malaysia

11 November 2022 - 15:44 WIB

Ini Waktu Melihat Gerhana Bulan dan Live Streaming BMKG

8 November 2022 - 15:51 WIB

Peserta JKN Kini Cukup Tunjukkan KTP untuk Berobat ke Faskes

3 November 2022 - 11:46 WIB

Trending di Buzz
advertisement