Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 17 Mar 2023 20:32 WIB

Napi Lapas Narkotika Tanjungpinang Akui Jadi Perantara Tukar Motor Curian dengan Sabu


					3 pelaku curanmor di Tanjungpinang dihadirkan konferensi pers. Foto: Istimewa Perbesar

3 pelaku curanmor di Tanjungpinang dihadirkan konferensi pers. Foto: Istimewa

Kepala Kesatuan Pengawasan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Narkotika Tanjungpinang, Heri Aguswanto, mengakui keterlibatan narapidana di tempatnya dengan pelaku curanmor.

Namun, peran narapidana tersebut hanya sebatas perantara antara pelaku curannmor dengan orang luar sebagai penadah barang hasil curian.

ADVERTISEMENT

“Memang benar dia (narapidana) hanya perantara untuk menjual bersama orang luar,” ungkapnya saat dihubungi wartawan, Jumat (17/3).

Baca: Pelaku Curanmor Akui Hasil Curian Ditukar Sabu dengan Napi Lapas Narkotika Tanjungpinang

Terkait keterlibatan warga binaannya dengan pelaku curanmor soal transaksi narkotika jenis sabu, Heri mengakui tidak mengetahui hal tersebut.

Menurutnya, dari penjelasan kepolisian narapidana yang bersangkutan bersikap kooperatif dan mengakui bahwa dirinya hanya perantara atau penghubung saja.

“Kami hanya baru memperoleh keterangan seperti itu dari kepolisian,” sebutnya.

lebih jauh dijelaskan Heri, selama ini komunikasi para narapidana Lapas Narkotika Tanjungpinang dibatasi. Dimana, setiap warga binaan hanya diperbolehkan komunikasi keluar dengan menggunakan warung telekomunikasi (wartel) yang disediakan di dalam Lapas.

Selain itu, para narapidana juga diberikan waktu kunjungan keluarga pada hari Senin, Rabu, dan Kamis.

ADVERTISEMENT

“Selama ini komunikasi mereka dengan pihak luar seperti itu. Dibatasi menggunakan wartel dan kunjungan,” sebutnya.

Baca: Coba Melawan Saat Ditangkap, 2 Spesialis Curanmor di Tanjungpinang Dilumpuhkan

Diketahui, dua pelaku curanmor mengakui telah menukar beberapa unit sepeda motor hasil curian dengan sabu kepada salah seorang narapidana di Lapas Narkotika Tanjungpinang.

ADVERTISEMENT

Kepala Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Ipda Freddy Simanjuntak, menyampaikan pengakuan pelaku TF (29) dan AT (30), mereka telah menjual 3 unit sepeda motor hasil curiannya kepada warga binaan. Dua unit ditukar dengan uang, sementara satu unit dengan sabu.

“Pengakuan mereka sudah 3 unit yang mereka tukar dengan uang dan sabu. Penelusuran kami, ada dua warga binaan, namun satu orang sudah dipindahkan ke Lapas Batam,” demikian Freddy.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Keluarga Mendiang Halimah hingga Kini Belum Terima Hasil Autopsi

29 Februari 2024 - 10:06 WIB

IMG 20240219 WA0015 11zon

Keluarga Halimah Diperiksa POM TNI AD Karimun Selama 3 Jam, Didampingi Kuasa Hukum

29 Februari 2024 - 07:32 WIB

IMG 20240229 WA0001 11zon

Sindikat Curanmor di Tanjungpinang Diringkus Polisi

26 Februari 2024 - 13:46 WIB

IMG 20240226 112753 241 11zon

Kasus Kematian Janda Muda di Karimun Dilimpahkan ke Polisi Militer

24 Februari 2024 - 10:34 WIB

IMG 20240220 WA0001 11zon

Satgas Anti Mafia Bola Polri Serahkan 4 Tersangka Judi Online ke Kejari Batam

22 Februari 2024 - 17:51 WIB

Tersangka judi online bola diserahkan ke Kejari Batam

3 Pelaku Pengiriman PMI Ilegal Ditetapkan DPO, Ini Ciri-cirinya

22 Februari 2024 - 16:33 WIB

2 dari 3 DPO pelaku pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia
Trending di Hukum Kriminal