Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 14 Feb 2023 11:43 WIB

Pelaku Penyelundupan PMI Akui Dibantu Oknum Pegawai Imigrasi Urus Paspor


					Konferensi pers kasus pengiriman PMI ilegal di Tanjungpinang. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Konferensi pers kasus pengiriman PMI ilegal di Tanjungpinang. Foto: Ismail/kepripedia.com

Penangkapan pelaku penyelundupan PMI ilegal membuka satu fakta masih adanya tindak percaloan pembuatan dokumen paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang.

Pelaku penyelundupan PMI ilegal, Anhar (50), mengakui dalam pengurusan dokumen paspor korbannya, ia dibantu oleh oknum pegawai Kantor Imigrasi dengan biaya Rp 2 juta.

ADVERTISEMENT

“Paspornya bikin online, saya suruh orang dalam dan membayar Rp 2 juta. Paspor biasa (pelancong),” ujarnya menjawab pertanyaan wartawan di Mapolresta Tanjungpinang, Senin (13/2).

Namun demikian, saat ditanyakan lebih lanjut siapa oknum pegawai tersebut, pelaku enggan menjawab. Dengan alasan lupa identitas oknum yang membantunya membuat paspor tersebut.

“Saya lupa namnya, pegawai Imigrasi. Saya tidak tau kalau paspornya untuk kerja,” ungkapnya.

Baca: Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal Ditangkap di Tanjungpinang

Kasubnit I Idik IV Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Aiptu Jakson Debataraja, menuturkan kasus penyeludupan PMI ilegal ini awalnya ditemukan  Polsek Kawasan Pelabuhan (KKP). Lalu, kasus itu dilimpahkan ke Satreskrim untuk dilakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan interogasi, pelaku bahkan mengaku memang kerap memberangkatkan PMI ilegal ke Malaysia.

“Tidak hanya sekali ini saja. Desember 2022 lalu, pelaku juga memberangkat 3 calon PMI, dan digagalkan. Laporan Polisinya sudah masuk,” ungkap Aiptu Jakson.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Khairil Mirza, membantah soal adanya praktik calo pembuatan dokumen paspor di tempatnya.

Namun demikian, jika memang ada, Mirza tidak segan-segan menindak oknum calon tersebut.

“Tidak benar. Kalau memang ada, saya akan langsung tindak,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Ia menuturkan, Imigrasi Tanjungpinang terus berupaya memperbaiki pelayanan pembuatan dokumen paspor. Bahkan, pihaknya tidak menerima transaksi tunai terkait biaya pembuatan dokumen paspor.

“Semua biaya wajib ditransfer ke bank. Itu sudah sesuai dengan aturan yang berlaku,” demikian Mirza.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Pasutri Mucikari di Tanjungpinang Peroleh Keuntungan Fantastis dari Bisnis Prostitusi

23 Juni 2024 - 17:19 WIB

IMG 20240623 WA0027 11zon

Sabu dan Ganja Digagalkan Masuk Lapas Narkotika Tanjungpinang, 2 Pelaku Diamankan

23 Juni 2024 - 12:46 WIB

IMG 20240623 WA0016 11zon

Kejari Karimun Musnahkan Barang Bukti Rokok Ilegal Tahap II: Total 2.990 Karton

21 Juni 2024 - 13:14 WIB

IMG 20240621 120650 11zon

Polisi Ringkus Sepasang Suami-Istri di Tanjungpinang karena Jadi Mucikari

20 Juni 2024 - 18:35 WIB

IMG 20240620 WA0041 11zon

Gelapkan Uang Perusahaan Capai Rp 8 Miliar, Oknum Karyawan di Bintan Ditangkap Polisi

19 Juni 2024 - 18:52 WIB

IMG 20240619 WA0028

Waspada! Kasus Curanmor di Tanjungpinang Timur Meningkat

19 Juni 2024 - 12:35 WIB

IMG 20240619 WA0020 11zon
Trending di Hukum Kriminal