Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 22 Jul 2022 20:10 WIB ·

Pemkab Bintan Bakal Beri Bantuan Hukum untuk Kadis Perkim


 Kadis Perkim Bintan Herry Wahyu ditetapkan tersangka korupsi pengadaan lahan TPA Tanjunguban. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Kadis Perkim Bintan Herry Wahyu ditetapkan tersangka korupsi pengadaan lahan TPA Tanjunguban. Foto: Ismail/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Pemerintah Kabupaten Bintan bakal memberi bantuan hukum kepada Kepala Dinas Perkim Bintan, Hery Wahyu, yang kini menjadi tersangka atas dugaan korupsi pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Tanjunguban.

Baca: Jaksa Ungkap Modus 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan TPA di Tanjunguban

Menurut Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang dijalani yang bersangkutan.

“Sebelum dinyatakan P21, Bagian Hukum bersedia memberikan bantuan hukum. Namun, tetap seizin dari pihak keluarga yang bersangkutan,” jelas Ronny, Jumat (22/7).

Meski demikian, Ronny menyebutkan jika pihak keluarga belum memberikan jawaban terkait bantuan hukum yang disediakan.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Kalau pihak keluarga bersedia, kita akan tugaskan dari Bagian Hukum Setdakab Bintan,” sebutnya.

Baca: Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan TPA di Tanjunguban, Kadis Perkim Bintan Ditetapkan Tersangka

Selain itu, ia pun mengungkapkan bahwa Plt Bupati Bintan akan segera menunjuk Plt Kepala Dinas Perkim. Hal ini untuk memastikan pelayanan dan birokrasi tetap berjalan lancar.

ADVERTISEMENT

“Sementara waktu ini pelayanan di Dinas Perkim di backup langsung Pemkab Bintan, sembari menunggu SK Plt Kadis Perkim Bintan ditandatangani Plt Bupati Bintan,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, Kadis Perkim Bintan, Herry Wahyu resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi pengadaan lahan TPA Tanjunguban yang dialokasikan melalui APBD 2018 lalu.

Baca: 3 Tersangka Dugaan Korupsi Lahan TPA di Tanjunguban Langsung Ditahan

Selain Hery, Kejari Bintan juga menetapkan 2 orang lainnya sebagai tersangka karena terlibat dalam kasus tersebut yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 2,44 miliar.

ADVERTISEMENT

Hery Wahyu kini menjalani masa tahanan  di Sel Mapolres Bintan sehingga tidak dapat menjalankan tugasnya sebagai ASN. Begitupun 2 tersangka lainnya yang kini ikut ditahan.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 108 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Tak Jera, Residivis Ini Kembali Diringkus Usai Mencopet di Pasar Tos 3000 Jodoh

11 Agustus 2022 - 12:57 WIB

Polisi Ringkus Jambret di Tanjung Uma, Sudah 20 Kali Beraksi di Wilayah Batam

11 Agustus 2022 - 12:11 WIB

Kapolri Tegaskan Beri Hukuman Terberat untuk Ferdy Sambo dan Anak Buah

9 Agustus 2022 - 20:10 WIB

Penyalur PMI Ilegal di Pelabuhan Internasional Batam Ditangkap, Untung Rp 1 Juta per Korban

8 Agustus 2022 - 21:00 WIB

Kurang 24 Jam, 3 Pencuri Toko Cakrawala Petshop Sagulung Diringkus

8 Agustus 2022 - 18:07 WIB

Marak Penipuan Modus Anak Masuk RS di Batam, Ini Kata Polisi

5 Agustus 2022 - 20:35 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement