Menu

Mode Gelap

Nasional · 8 Mar 2022 07:15 WIB ·

Perang Rusia-Ukraina Bisa Naikan Harga Listik Nasional


 Ilustrasi meteran listrik. Foto: Dok PLN Perbesar

Ilustrasi meteran listrik. Foto: Dok PLN

ADVERTISEMENT
advertisement

Perang antara dua negara eks Uni Soviet Rusia dan Ukraina dikuatirkan akan berdampak pada kenaikan tarif harga listrik nasional, karena menaikan akan Indonesian Crude Price (ICP) asumsinya setiap kenaikan 1 dolar AS per barel berdampak pada tambahan subsidi dan kompensasi listrik sebesar Rp295 miliar.

Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan yang akrab disapa Hergun dalam keterangan persnya kepada Parlementaria pada Minggu (06/03/2022) kenaikan ICP tentunya akan berdampak pada peningkatan pendapatan negara yang berbasis komoditas migas, baik itu pajak penghasilan (PPh) migas dan pendapatan negara bukan pajak SDA migas.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Sejatinya kenaikan minyak dunia juga akan mengerek harga minyak mentah ICP. Saat ini minyak mentah dunia telah melewati batas 100 dolar AS Per barrel. Padahal dalam APBN harga ICP hanya dipatok 63 USD per barel. Artinya, ada selisih 37 dolar AS per barrel,” ujarnya.

Dari sisi belanja negara, kenaikan ICP juga akan meningkatkan subsidi energi, dana bagi hasil (DBH), anggaran pendidikan, dan anggaran kesehatan.

ADVERTISEMENT
advertisement

Dalam dokumen Nota Keuangan dan APBN 2022 dijelaskan bahwa kenaikan 1 dolar AS per barel bisa menambah pemasukan negara neto sebesar Rp400 miliar. Dengan adanya selisih harga 37 dolar AS per barel, maka akan menambah pemasukan negara sebesar Rp14,8 triliun.

Politisi Partai Gerindra itu berpendapat, kenaikan minyak dunia dunia sejatinya bisa dimanfaatkan oleh Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk menaikkan lifting minyak bumi sehingga Indonesia mendapatkan keuntungan lebih banyak.

ADVERTISEMENT

“Sayangnya, pada realisasi lifting minyak bumi sepanjang 2021 hanya tercapai 660 barel oil per day (BPOD), angka ini lebih rendah dari target yang ditetapkan sebesar 705 BOPD.”

“Tidak optimalnya lifitng minyak pada 2021 menimbulkan pesimisme akan terpenuhinya target lifting minyak bumi pada 2022 yang ditetapkan sebesar 603 BPOD,” ujarnya.

Untuk dirinya berharap pemerintah mampu memanfaatkan kenaikan ICP untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Keuntungan dari kenaikan perlu didistribusikan untuk menambah subsidi energi dan sekaligus menahan kenaikan harga BBM di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

Dirinya mengingatkan dampak lainnya dari perang Rusia-Ukraina, yaitu potensi menurunnya kinerja ekspor dan impor yang bisa menganggu target pertumbuhan ekonomi pada 2022.

“Pada 2022, pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 5,2 persen. Target yang cukup tinggi tersebut berpijak pada baseline 2021 yang mampu tumbuh sebesar 3,69 persen. Capaian 2021 antara lain didukung oleh kinerja ekspor yang tumbuh 24,04 persen dan impor tumbuh 23,31 persen,” jelasnya.

Dirilis dari Parlementeria Realisasi pendapatan negara pada 2021 mencapai 114,9 persen. Sementara realisasi belanja negara mencapai 101,3 persen. Adapun defisit turun dari target 5,7 persen menjadi 4,65 persen.

ADVERTISEMENT

Perang Rusia-Ukraina akan berdampak terhadap kinerja ekspor-impor Indonesia terutama terhadap kedua negara tersebut. Nilai ekspor Indonesia ke Ukraina sepanjang 2021 mencapai 416,99 juta dolar AS. Sedangkan nilai impor dari negara tersebut mencapai 1,04 miliar dollar AS.

Neraca perdagangan Indonesia-Ukraina pun mengalami defisit 623 juta dolar AS. Namun, defisit tersebut bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya menurun 15,6 persen.
“Sementara nilai ekspor Indonesia ke Rusia tumbuh 53,42 persen menjadi 1,49 miliar dolar AS. Sedangkan nilai impor mencapai 1,25 miliar dolar AS. Dengan demikian neraca perdagangan Indonesia dengan Rusia tercatat surplus 239,79 juta dolar AS,” papar legislator dapil Jawa Barat IV itu

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 18 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Latihan Perang, TNI AL Taklukkan Ranjau Laut di Selat Riau

6 Juli 2022 - 12:47 WIB

Jokowi Tunjuk Tito Karnavian Jadi Menpan-RB Ad Interim

5 Juli 2022 - 10:58 WIB

MenpanRB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

1 Juli 2022 - 15:10 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Adha Hari Minggu 10 Juli 2022

29 Juni 2022 - 20:24 WIB

Mulai 1 Juli, Beli Pertalite dan Solar Pakai MyPertamina

28 Juni 2022 - 13:52 WIB

Pemerintah Bakal Terapkan Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Simak Penjelasannya

26 Juni 2022 - 14:14 WIB

Trending di Nasional
advertisement