Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 1 Jun 2022 07:57 WIB

Polisi: Pelaku dan Korban Sesama Karyawan di Nagoya Foodcourt


					Pelaku penikaman dihadirkan dalam jumpa pers di Polsek Lubuk Baja. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Pelaku penikaman dihadirkan dalam jumpa pers di Polsek Lubuk Baja. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Polisi mengungkap motif penikaman karyawan di Nagoya Foodcourt, Batam Kepulauan Riau setelah melakukan pemeriksaan intens sejak ditangkapnya pelaku.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pelaku dan korban merupakan sesama karyawan di Nagoya Foodcart, dan pelaku mengaku penikaman tersebut dilakukan secara spontan.

ADVERTISEMENT

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lapangan pelaku datang ke dapur, lalu menyematkan sebuah minuman beer ke mulut teman korban.

“Korban sempat meminta agar tidak dikasih minum ke rekannya karena kasihan. Pelaku mendorong badan korban seraya berucap biar saja,” kata Kompol Budi, dalam Jumpa Pers Senin (30/5).

Korban dan pelaku merupakan satu profesi sebagai waiter (pelayan) di Foodcourt. Saat itu, pelaku tengah tidak bekerja (off) datang ke tempat kerja untuk minum segelas beer.

Korban sempat melarang agar Ferdi tidak meminumnya. Namun, adu mulut pun terjadi pelaku dan korban.

“Jadi karena adu mulut dan potensi berantem maka karyawan lain mencoba untuk melerai dan memisahkan,” terang dia.

Baca: Pura-pura Minta Maaf, Berujung Penikaman Karyawan Nagoya Foodcourt

Suasana sempat reda seketika karena telah diredam karyawan lain. Namun, tak berapa lama kemudian pelaku kembali mendekati korban dengan alasan untuk minta maaf.

“Pelaku langsung memeluk korban untuk meminta maaf namun pelaku mengeluarkan pisau lipat dari dalam saku celana pelaku dan langsung menikam dada korban sebelah kanan sebanyak satu kali,” imbuh dia.

ADVERTISEMENT

Atas perbuatan pelaku dijerat pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Wak JK



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Tekong PMI Ilegal Diringkus di Karimun: Diupah Rp 4 Juta Bawa 6 Orang ke Malaysia

22 April 2024 - 17:39 WIB

IMG 20240422 162447 11zon

Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan Tersangka Pemalsuan Surat Tanah

19 April 2024 - 16:09 WIB

Kadiskominfo Kepri Hasan

Oknum ART di Tanjungpinang Nekat Curi Barang Berharga Majikan Senilai Rp100 Juta

19 April 2024 - 14:17 WIB

IMG 20240419 141407 11zon

Menyamar Petugas PLN, Maling Gasak Barang Berharga di Rumah Warga Tanjungpinang

17 April 2024 - 13:48 WIB

Ilustrasi pencurian dan maling motor

9 Kasus Kriminal dan Laka Lantas Terjadi di Tanjungpinang Selama Libur Lebaran

17 April 2024 - 13:34 WIB

Ilustrasi diborgol

Penumpang Wanita Nyaris Diperkosa Oknum Ojol di Tanjungpinang

16 April 2024 - 17:20 WIB

WhatsApp Image 2024 04 16 at 13.58.49
Trending di Hukum Kriminal