Menu

Mode Gelap

Warta · 3 Jun 2022 15:01 WIB ·

PPDB SMA/Sederajat Segera Dibuka, Pemprov Imbau Orang Tua Tak Terpaku Sekolah Favorit


 Sekdaprov Kepri Adi Prihantara. Foto: Dok Diskominfo Kepri Perbesar

Sekdaprov Kepri Adi Prihantara. Foto: Dok Diskominfo Kepri

ADVERTISEMENT
advertisement

Musim penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2022/2023 jenjang SMA dan SMK mulai dilaksanakan pada pertengahan Juni ini.

Pada pelaksanaan PPBD tahun ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengimbau para orang tua tidak memaksakan keinginannya masuk pada sekolah-sekolah tertentu saja.

ADVERTISEMENT
advertisement

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Adi Prihantara, menegaskan tak ada lagi istilah sekolah favorit pada PPDB tahun ini.

Menurutnya, kondisi itu akan memicu terjadinya penumpukan siswa di sejumlah sekolah tertentu. Sehingga, penyebaran siswa menjadi tidak merata.

ADVERTISEMENT
advertisement

Baca: PPDB SMA/Sederajat di Kepri Dimulai Juni Ini, Catat Tanggalnya!

“Kita upayakan semuanya jadi sekolah favorit, yakni dengan meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” ungkapnya, Jumat (3/6).

Seharusnya para orang tua, lanjut Adi, memahami jika kuota di satu sekolah sudah penuh maka harus bergeser ke sekolah lain yang masih bisa menampung siswa.

ADVERTISEMENT

Selain itu, ia juga mengimbau para orang tua memahami ketentuan PPDB yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Yakni, dengan membuka 4 empat jalur pendaftaran, yakni zonasi 65 persen, afirmasi 15 persen, jalur perpindahan orang tua 5 persen, dan prestasi 15 persen.

Baca: Antisipasi PPDB Membeludak, Disdik Kepri Tambah 108 Kelas SMA/SMK di Batam

Disamping itu, Adi juga menambahkan, kesiapan ruang belajar siswa dan guru tahun ini sudah mencukupi.  Oleh Karena itu, Dinas Pendidikan (Disdik) dapat mengatur penyebaran dan pemerataan siswa supaya tidak menumpuk di sekolah tertentu.

“Sebenarnya rasio guru dan ruang belajar siswa sudah cukup. Persoalannya kalau terjadi penumpukan siswa di satu sekolah, maka ruang belajar di sekolah itu tak akan cukup karena melebih daya tampung,” demikian Adi.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 36 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Daftar Pemilih di Kepri per Juni 2022 Bertambah 1.947 Orang dari DPT 2020

6 Juli 2022 - 20:23 WIB

Karimun Dapat Suplai 75 Ekor Sapi dari Natuna untuk Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban

6 Juli 2022 - 14:15 WIB

Ini Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan di Batam

6 Juli 2022 - 13:42 WIB

HUT Bhayangkara ke-76, Ansar Berharap Kepri Semakin Kondusif

6 Juli 2022 - 12:17 WIB

28 Guru di Bintan Diberi Promosi, Naik Jabatan Jadi Kepala Sekolah

6 Juli 2022 - 11:38 WIB

Dana Pinjaman PT SMI Belum Cair, Sekdaprov: Sudah Diajukan, Cairnya Bertahap

6 Juli 2022 - 11:30 WIB

Trending di Warta
advertisement