Menu

Mode Gelap

Warta · 28 Jan 2024 11:36 WIB

Siasat Mulus Pengusaha Ekspedisi Masukan Barang-Barang Logistik ke Karimun


					Aktivitas STS salah satu kapal ekspedisi di Karimun. Foto: Ist/kepripedia.com Perbesar

Aktivitas STS salah satu kapal ekspedisi di Karimun. Foto: Ist/kepripedia.com

Siasat mulus para pemilik usaha forwarder atau jasa kapal ekspedisi dan pengurusan transportasi logistik di Kabupaten Karimun, agaknya terus terpacu untuk bisa selalu berjalan lancar, meski harus berhadapan dengan petugas berwenang di laut.

Hal ini yang kemudian perlu menjadi perhatian otoritas terkait dalam hal melakukan pengawasan terhadap masuknya barang-barang paket berisikan logistik ke wilayah Karimun.

ADVERTISEMENT

Tentu saja pengawasan sudah pasti dilakukan, namun perlu pemeriksaan melekat setiap kali aktivitas bongkar muatan berlangsung dari atas kapal.

Sehingga petugas dapat melihat secara langsung jenis dan jumlah barang muatan jika telah dilaporkan sesuai pajak. Hal ini juga bisa mendeteksi adanya barang-barang terlarang.

Sebab, tidak hanya bicara soal pungutan pajak, aktivitas jasa ekspedisi ini juga berpeluang menjadi jalur masuknya barang-barang yang tidak diperbolehkan.

“Usaha ekspedisi ini harus lekat dari amatan petugas. Khawatirnya jadi jalur masuknya barang terlarang,” ujar seorang sumber yang dirahasiakan identitasnya.

Apalagi siasat yang digunakan yakni sandarnya kapal-kapal logistik itu dilakukan di pelabuhan tikus yang tidak dalam pengamatan petugas setiap saat. Seperti halnya di pelabuhan Tiramisu di kawasan Kolong.

Barang logistik itu biasanya dibawa menggunakan KM Luthfi Jaya yang dipasok dari wilayah Batam hingga Karimun.

Seperti diketahui, Batam merupakan kawasan Free Trade Zone (FTZ) atau kawasan perdagangan bebas yang setiap barang masuk tidak dikenakan pajak.

ADVERTISEMENT

Namun setiap pengiriman barang melalui jasa pengiriman ke luar Batam dikenakan biaya masuk dan pajak.

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan merilis Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 199 tahun 2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai dan Pajak atas Impor Barang Kiriman.

“Kita yang awan saja bisa memahami, setiap barang yang dimuat dalam bentuk paket itu apa. Jangan sampai ada barang yang tidak seharunya dibawa,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Di Karimun, bisnis ekspedisi di sektor logistik ini dilakukan perusahaan pengiriman barang yang memberikan jasanya untuk para pengusaha toko ritel dengan menyediakan armada kapal berikut dengan awaknya.

Umumnya, jasa ekspedisi tersebut diperuntukkan untuk pengiriman barang dari wilayah Batam ke Karimun karena dapat membawa lebih banyak muatan di atasnya apakah barang keperluan rumah tangga dan lain sebagainya.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Syiar MTQH ke-X Tahun 2024 Kota Batam, PWI Kepri Goes ke Karimun

18 Mei 2024 - 15:41 WIB

IMG 20240518 WA0016 11zon

Target Penerimaan Pajak Sepeda Motor di Tanjungpinang Rp 52,5 Miliar

18 Mei 2024 - 12:27 WIB

IMG 20231009 WA0010 11zon

Lapas Tanjungpinang Kelebihan Kapasitas

18 Mei 2024 - 11:35 WIB

Ilustrasi tahanan.

Bupati Karimun Salurkan 170 Paket Sembako ke Korban Puting Beliung

16 Mei 2024 - 18:36 WIB

IMG 20240516 WA0052 11zon

BPBD: Warga Terdampak Puting Beliung di Karimun Total 170 KK, 658 Jiwa

16 Mei 2024 - 18:14 WIB

IMG 20240516 WA0050 11zon

Bupati Rafiq Gerakan Ormas Galang Dana untuk Korban Bencana Puting Beliung

16 Mei 2024 - 13:30 WIB

Point Blur May162024 132659 11zon
Trending di Warta