Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 17 Feb 2022 13:33 WIB ·

Kata Kuasa Hukum Penggugat Presiden, Kejagung hingga Polri Soal Kasus PMH


 Para tergugat menyampaikan tanggapan tertulis kepada majelis hakim. Foto: Khairul S/kepripedia.com Perbesar

Para tergugat menyampaikan tanggapan tertulis kepada majelis hakim. Foto: Khairul S/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Perkara gugatan atas dugaan perbuatan melawan hukum (PMH) yang dilayangkan ke Pengadilan Negeri Karimun dengan tergugat yakni Presiden, Kejagung, dan Polri masih terus bergulir.

Kuasa hukum penggugat, Hasoloan Siburian, mengatakan jika fokus gugatan dalam perkara ini adalah menyoal petikan putusan daftar pidana No:30/PID.B/2003/PN.TPI.TBK tertanggal 4 Juni 2003 dan No:31/PID.B/2003/PN.TPI.TBK tertanggal 4 Juni 2003.

“Penetapan ini menjadi produk lembaga negara kehakiman yang harus dijalankan sesuai Undang-Undang,” kata Hasoloan, Kamis (17/2).

Menurutnya, kedua putusan ini secara jelas menyebut bahwa dua turut tergugat dalam hal ini adalah AE dan KF terbukti bersalah dalam kasus pembunuhan yang alami ayah penggugat pada tahun 2002 silam

ADVERTISEMENT
advertisement

“Penetapan hakim sebelumnya sebenarnya sudah mutlak. Tidak serta merta langsung muncul begitu saja,” ungkapnya.

Namun, lanjut dia, putusan itu justru tidak dijalankan sehingga kliennya menggugat pihak yang terkait dalam penegakan hukum pada perkara ini, termasuk salah satunya yang digugat adalah Presiden.

ADVERTISEMENT

“Artinya para tergugat dan turut tergugat melakukan dugaan perbuatan melanggar hukum karena tidak menjalankan putusan itu,” jelasnya.

Sidang lanjutan gugatan perkara perdata ini telah digelar Kamis (17/2) dengan agenda jawaban para tergugat dan turut tergugat yang dipimpin hakim ketua Medi Rapi Batara Randa.

Pantauan di ruang sidang, para tergugat menyampaikan jawaban atas gugatan itu secara tertulis. Sedangkan, turut tergugat telah menyampaikan jawaban secara tertulis pada jadwal sidang sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Dalam sidang ini, hakim ketua memperkirakan perkara gugatan ini harus dapat diselesaikan dalam tiga bulan ke depan.

Untuk itu, itu meminta para pihak agar menyiapkan bukti dan para saksi yang akan hadirkan di dalam persidangan agar proses gugatan perkara ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang semestinya.

“Terkait pembuktian nanti sebisa mungkin dari sekarang sudah disiapkan baik secara surat ataupun saksi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

“Sidang akan dilanjutkan pada Rabu 23 Februari 2022 jam 11.00 WIB dengan agenda reflik,” tutupnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 181 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Penyalur Perdagangan Orang ke Malaysia merupakan Mantan PMI

27 September 2022 - 05:14 WIB

Pencuri Kabel Listrik di Batam Terekam CCTV

27 September 2022 - 05:06 WIB

Rebutan Ke Kamar Mandi Zulkifli Aniaya Kekasih Sendiri

25 September 2022 - 08:56 WIB

Eks Walpri Gubernur Kepri Merasa Jadi Kambing Hitam di Kasusnya

25 September 2022 - 08:47 WIB

Bea Cukai Ungkap Kapal yang Mampu Angkut 6 Kontainer Rokok Ilegal

24 September 2022 - 07:51 WIB

Tindak Pidana Pencucian Uang dari Hasil Rokok Ilegal Capai Trilunan

24 September 2022 - 07:41 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement