Menu

Mode Gelap

Nasional · 3 Mar 2022 12:12 WIB ·

Pencairan JHT di Usia 56 Tahun Batal, Menaker: Sementara Kembali Aturan Lama


 Menteri Ketanagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: Dok Setneg Perbesar

Menteri Ketanagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: Dok Setneg

ADVERTISEMENT
advertisement

Rencana pemerintah menerapkan pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) pada usia 56 tahun menuai banyak kritik. Hingga akhirnya Presiden Joko Widodo meminta tata cara persyaratan dan pembayaran jaminan hari tua (JHT) yang perlu dipermudah.

Menindaklanjuti arahan Presiden tersebut, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengungkapkan bahwa saat ini aturan pencairan JHT di usia 56 tahun belum diterapkan. Sehingga Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 19 Tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat JHT masih berlaku.

Menurut Menaker Ida, pihaknya masih memproses revisi Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 tersebut. Maka itu pada prinsipnya, ketentuan tentang klaim JHT masih sesuai dengan aturan lama, bahkan dipermudah.

Dalam tahapan revisi tersebut, Menaker Ida mengaku pihaknya aktif menyerap aspirasi dari berbagai pihak, termasuk Serikat Pekera/Serikat Buruh. Selain itu juga intens berkoordinasi dengan lembaga terkait.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Kami sedang melakukan revisi Permenaker Nomor 2 Tahun 2022, insyaallah segera selesai. Kami terus melakukan serap aspirasi bersama Serikat Pekerja/Serikat Buruh, serta secara intens berkomunikasi dengan Kementerian/Lembaga,” tegas Menaker Ida.

Ia menjelaskan, pada dasarnya kebijakan pencairan JHT di usia 56 tahun tertuang dalam Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 dan belum berlaku efektif. Sehingga aturan sebelumnya, yakni Permenaker 19/2015 masih berlaku.

ADVERTISEMENT

Oleh karenanya, pekerja/buruh yang ingin melakukan klaim JHT dapat menggunakan acuan Permenaker yang lalu, termasuk bagi yang terkena-PHK atau mengundurkan diri.

“Perlu saya sampaikan kembali bahwa Permenaker lama (No. 19/2015) saat ini masih berlaku dan masih menjadi dasar bagi teman-teman pekerja/buruh untuk melakukan klaim JHT. Tidak terkecuali bagi yang ter-PHK maupun mengundurkan diri tetap dapat klaim JHT sebelum usia pensiun,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, saat ini juga sudah mulai berlaku Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan atau JKP bagi mereka yang ter-PHK.

ADVERTISEMENT

Program itu memiliki tiga manfaat yang dapat diperoleh oleh pesera JKP yakni manfaat uang tunai, akses terhadap informasi pekerjaan melalui situs pasker.id, serta pelatihan untuk skilling, upskilling maupun re-skilling.

“Dengan demikian saat ini berlaku dua program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk memproteksi pekerja/buruh yang kehilangan pekerjaan, yaitu berupa JHT dan JKP. Beberapa pekerja ter-PHK sudah ada yang mengklaim dan mendapatkan uang tunai dari program JKP,” demikian Menaker Ida.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 61 kali

Berita ini dikutip dari infopublik.id

Penulis: | Editor: Hasrullah


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

LKLH Temui Dirjen Kemen LHK, Bahas Pengawasan dan Pengendalian Isu Lingkungan

20 September 2022 - 09:04 WIB

Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra Meninggal Dunia

18 September 2022 - 16:13 WIB

Telkom dan Bappenas Siapkan Sistem Data Katalog Nasional Satu Data

16 September 2022 - 08:23 WIB

Sah! Plt Ketum PPP Serahkan SK Menkumham ke KPU

13 September 2022 - 08:05 WIB

Tarif Ojek Online Naik Mulai 10 September 2022, Ini Daftar Harganya

8 September 2022 - 10:37 WIB

Badan Makanan Singapura Tarik Saus dan Kecap Manis ABC Buatan RI

8 September 2022 - 09:36 WIB

Trending di Nasional
advertisement