Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 22 Apr 2024 17:39 WIB

Tekong PMI Ilegal Diringkus di Karimun: Diupah Rp 4 Juta Bawa 6 Orang ke Malaysia


					Pelaku berinisial IS diamankan di Mapolairud Polres Karimun. Foto: Hairul S/kepripedia.com Perbesar

Pelaku berinisial IS diamankan di Mapolairud Polres Karimun. Foto: Hairul S/kepripedia.com

Sat Polairud Polres Karimun meringkus seorang tekong berinisial IS (49) yang akan membawa enam orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke negara Malaysia.

Pelaku IS ditangkap saat hendak memberangkatkan para calon PMI ilegal tersebut menggunakan speedboat pancing di pesisir pantai Pelawan, Kecamatan Meral Barat, Karimun, Kamis 18 April 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus, mengatakan para korban sebelumnya telah membayar uang sebesar Rp 7 juta kepada perekrut berinisial W yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Modusnya dengan cara merekrut PMI melalui tersangka W (DPO), kemudian menyerahkan kepada pelaku IS, untuk dibawa ke Malaysia, dengan ongkos korban membayar Rp 7 juta kepada pelaku W,” ungkap AKBP Fadli.

Oleh pelaku W, lanjut AKBP Fadli, selanjutnya para korban akan diberangkatkan menggunakan speedboat melalui pelaku IS yang juga telah diberikan uang sebesar Rp 4 juta sebagai upahnya.

Menurut keterangan pelaku, aksi menyelundupkan para PMI ilegal itu sudah dilakukan sebanyak 4 kali.

“Uang Rp 7 juta tadi dipecah lagi oleh pelaku W. Pelaku IS diberikan uang sebesar Rp 4 juta untuk memberangkat para calon PMI ilegal tersebut,” jelasnya.

Ia menjelaskan, rata-rata para korban merupakan warga yang berasal dari provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan hendak bekerja di Malaysia melalui jalur nonprosedural.

“Keterangannya para korban ini juga sudah sering ke luar masuk Malaysia untuk bekerja. Jadi sudah biasa. Dari 6 korban ini satu warga Karimun, sisanya berasal dari NTB,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Terhadap para korban, saat ini telah dievakuasi ke shelter untuk selanjutnya akan dipulangkan ke daerah masing-masing.

Sementara pelaku IS dijerat dengan pasal 81 jo Pasal 69 Undang-Undang Nomor 18 tahun 2017 tentang Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 15 miliar.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Penipu Modus Lowongan Kerja di Bintan Dibekuk Polisi

15 Juli 2024 - 10:53 WIB

IMG 20240715 104847 11zon

Pelaku Penipuan Janjikan Pekerjaan di Bintan Ditangkap Polisi, Korban Bayar Jutaan Rupiah

15 Juli 2024 - 09:28 WIB

WhatsApp Image 2024 07 14 at 20.39.52

Polisi Ringkus 4 Pelaku Pengeroyokan: Salah Satu Pelaku Wanita Pesanan Korban

9 Juli 2024 - 11:18 WIB

IMG 20240709 WA0017 11zon

Tiga Kurir Sabu Jaringan Lapas Tanjungpinang Diringkus Polisi

8 Juli 2024 - 15:42 WIB

IMG 20240708 WA0026 11zon

Mabuk Lem, Pria di Tanjungpinang Tikam Teman Sendiri Pakai Gunting

8 Juli 2024 - 13:44 WIB

IMG 20240708 WA0022 11zon

Balap Liar, 4 Motor dan 8 Remaja di Bintan Diamankan

7 Juli 2024 - 16:04 WIB

Polres Bintan mengamankan pelaku balap liar
Trending di Hukum Kriminal