Menu

Mode Gelap

Nasional · 18 Feb 2023 13:53 WIB

Aturan Terbaru Pembelian Minyak Goreng Subsidi Harian: Curah 10 Kg dan Kemasan MinyaKita 2 Liter


					Minyak goreng subsidi, MinyaKita kemasan botol. Foto: Kemendag Perbesar

Minyak goreng subsidi, MinyaKita kemasan botol. Foto: Kemendag

Mengantisipasi terjadinya kelangkaan, pemerintah kini mengatur pembelian harian minyak goreng subsidi di masyarakat.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagang Nomor 03 Tahun 2023 tentang Pedoman Penjualan Minyak Goreng Rakyat yang diterbitkan pada 6 Februari kemarin.

ADVERTISEMENT

Dalam SE tersebut terdapat 3 poin penting yang wajib dipatuhi produsen, distributor, hingga pengecer.

Pertama, penjualan minyak goreng rakyat harus mematuhi harga Domestic Price Obligation (DPO) dan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kedua, penjualan minyak goreng rakyat dilarang menggunakan mekanisme bundling dengan produk lainnya.

Ketiga, penjualan minyak goreng rakyat oleh pengecer kepada konsumen paling banyak 10 kg per orang per hari (untuk minyak goreng curah) dan 2 liter per orang per hari untuk minyak goreng kemasan Minyakita.

“Semua pihak harus mematuhi pedoman penjualan minyak goreng rakyat ini,” ujar Plt Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kasan, dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (18/2).

Baca: Sempat Langka, Minyak Goreng Subsidi Kemasan Kembali Tersedia di Tanjungpinang

Dijelaskannya, kebijakan ini dikeluarkan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitasharga minyak goreng rakyat. Selain itu juga untuk memastikan kembali HET minyak goreng kemasan sederhana tetap Rp 14.000 per liter dan minyak curah Rp 15.500 per kilogram.

ADVERTISEMENT

“Kemendag memastikan ketersediaan minyak goreng menjelang puasa dan Lebaran aman. Untuk memastikan stabilitas harga dan mencegah terjadinya kenaikan harga, Kemendag perlu mengatur pedoman penjualan minyak goreng rakyat kepada produsen, distributor,hingga pengecer,” lanjut Kasan dalam keterangannya tersebut.

Kasan menambahkan Kemendag memastikan pasokan minyak goreng rakyat baik kemasan (MinyaKita) maupun curah untuk kebutuhan dalam negeri aman menjelang puasa dan lebaran tahun 2023 ini.

Menurutnya, Kemendag juga meningkatkan jumlah pasokan minyak goreng DMO 50 persen lebih banyak per bulannya menjadi 450 ribu ton per bulan.

ADVERTISEMENT

Baca: Bulog Tanjungpinang Usulkan Pengadaan 18 Ribu Liter Minyak Goreng Subsidi

Di sisi lain, Kemendag juga sudah menghentikan penjualan minyak goreng rakyat secara daring (online). Penjualan minyak goreng rakyat baik curah maupun kemasan MINYAKITA hanya difokuskan ke pasar rakyat.

“Penjualan minyak goreng rakyat,khususnya MINYAKITA melalui onlineuntuk sementara dihentikan dan penjualan minyak goreng rakyat saat ini diutamakan di pasar rakyat agar terjadi terjadi pemerataan untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah sehingga dapat membeli minyak goreng rakyat dengan mudah dan harga terjangkau,” tutup Kasan.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Tak Hanya Islam, KUA Bakal Layani Pernikahan Semua Agama

26 Februari 2024 - 09:51 WIB

Menteri Agama Yaqut Cholil Qouma

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 10 Maret 2024, Pantau Hilal di 134 Titik

26 Februari 2024 - 09:41 WIB

Rapat Persiapan sidang Isbat ramadhan 1445 Hijriah

Seminggu Pasca Pencoblosan, 94 Petugas Pemilu 2024 Meninggal dan Ribuan Sakit

21 Februari 2024 - 14:38 WIB

Ilustrasi petugas KPPS

Ketua DPR RI Ajak Masyarakat Dukung Pers Indonesia

12 Februari 2024 - 10:54 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani

3 Capres-Cawapres Siap Hadir di Deklarasi Kemerdekaan Pers

7 Februari 2024 - 10:36 WIB

Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu

Hoaks Politik Meningkat Tajam Jelang Pemilu 2024, Mafindo: Ganggu Demokrasi Indonesia

4 Februari 2024 - 09:48 WIB

Ilustrasi Hoaks
Trending di Nasional